Feeds:
Posts
Comments

Archive for May, 2018

Processed with VSCO

Hello, Salzburg!

Tuesday, 22nd May 2018

SALZBURG oh SALZBURG!!! Kota impian saya sedari kecil.. ini salah satu wishlist kota yang mesti saya kunjungi before I die.. dan akhirnya kesampaian.. Puji Tuhan, thanks Jesus! Salzburg ini cantiiiikkkk sekaliiii.. sejauh mata memandang kita bakal disuguhi pemandangan alam pegunungan yang luar biasaaaaa..

Kami menuju Salzburg dari Vienna by train seharga EUR 39.98 for 2 persons. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 1 jam.. Sejam kemudian kami tiba di Salburg Hbf.. Ini stasiun kereta nya cakeuuupp banget yaaak.. Terus ada semacam minimarket SPAR, trus saya mampir deh cuma pengen beli minum… Tapiiii ternyata malah kalap sama pilihan coklat nyaa disana banyak bangetttt dan murah-muraaah…

20180522_104409

Ini asliiii enak bangettt! Coklat strawberry segeeerrr!

20180522_183703.jpg

Sampe rasa Spaghetti-Eis pun ada.. ntah gimana rasanya..

20180522_183941

Kalap belanja coklaaattttt!

Puas belanja, kami melanjutkan perjalanan menuju tempat penginapan kami di Hotel Modus.. Letaknya cukup strategis, kurang lebih 1km berjalan kaki dari Salzburg Hbf. Selain itu, hotel ini juga dekat dengan Mirabell Garden, cukup jalan kaki sejauh 600m.. Old town juga deket kok, jalan kaki 10 menit sampai deh.. Maklum turis budgeted, jadinya kemana-mana kudu jalan kaki..ย  Karena tiba disana masih sekitar jam 10 pagi, jadi kami gambling aja langsung ke hotel.. Kalau udah bisa early check in yaa syukur, kalo belom ya minimal bisa numpang taro koper dan melanjutkan itinerary hari ini yaituuuuuu ikutan tour “The Sound of Music” …

~The Sound of Music Tour~

Setelah googling kesana kemari, akhirnya saya putuskan untuk memilih The Sound of Music Tour by Panorama Tours . Tour dimulai jam 2 siang, jadi kami masih punya waktu untuk berkeliling Mirabell Garden, sebelum nantinya berkumpul di meeting point Mirabellplatz bus terminal. Kalau sudah pernah nonton TSOM, pasti ga asing lagi deh dengan scene Mirabell Garden, tempat si Von Trapp family nyanyi Do-re-mi..

Processed with VSCO

Mirabell Garden

Puas keliling Mirabell Garden sambil nyanyi-nyanyi theme song yang ada di TSOM, kami bergegas menuju ke Mirabellplatz untuk mengikuti tour TSOM. Tour ini naik bus khusus dan akan didampingi satu tour guide.

20180522_132312

Let’s goooo!

Kami mendapatkan tour guide yang sudah cukup senior, namanya Barbara.. Walaupun sudah berumur, tapi Madam Barbara ini masih cukup enerjiiik loh.. Untuk menuju puncak Mondsee, saya naik kereta wisata (EUR 3,00/person), sedangkan si Madam Barbara jalan kaki dong.. hebatttt! Tau gitu kan saya jalan kaki aja yaaa.. Lumayan kan bisa hemat EUR 6,00 untuk berdua..

Processed with VSCO

Me and Barbara at Mondsee – Salzburg

Rute tour ini adalah mengunjungi tempat-tempat yang pernah dijadikan lokasi syuting dari film TSOM, diantaranya Leopoldskron Palace, Gazebo Hellbrun Palace, Nonnberg Abbey, Salzburg Lake District Area – St. Gilgen, dan Mondsee – Wedding Chapel.

Processed with VSCO

Our first stop, Leopoldskron Palace

Destinasi berikutnya setelah dari Leopoldskron Palace yaitu ke Gazebo tempat scene fenomenal nya si Liesl nyanyi 16 going on 17.. Saya pun ga mau ketinggalan ikutan nyanyiii.. hohoooo.. menyenangkan sekali tour ini.. Selesai keliling-keliling Gazebo, kita diajak menujuk Nonnberg Abbey, tempat scene dimana Maria von Trapp masih jadi biarawati sebelum kenal dengan Von Trapp family..

Untuk mengikuti tour ini, biaya nya adalah EUR 45,00/person. Saya sudah membeli tiket nya via online waktu masih di Indonesia. Jadi disana tinggal menukarkan tiket saja, dan pasti sudah kebagian seat. ๐Ÿ™‚

Waktu di Mondsee, saya juga sempat mencicipi Cheese Cake ala Mondsee di salah satu Cafe. Tapi jujur sih, rasanya kurang “nendang”, teksturnya cenderung keras ketimbang lembut.. Untuk satu slice Cheese Cake, saya harus merogoh kocek sebesar EUR 3,90 ๐Ÿ˜›

20180522_134034

Tour yang berdurasi kurang lebih 5 jam itu akhirnya selesai.. Saya puaaaaaaassss sekali.. Ga nyesel sama sekali deh ikutan tour ini.. Sepanjang perjalanan walau sempat hujan turun, tetap tidak mengurangi pemandangan yang memanjakan mata.. Selesai tour, saya kembali lagi ke penginapan, untuk beristirahat sebentar, ganti baju, dan kemudian melanjutkan perjalanan kembali untuk cari dinner.. Laperr bok!

Setelah muter-muter Salzburg, akhirnya memutuskan untuk having dinner di salah satu Cafe, Gabler Brau, Salzburg.. Romantic place dengan Alpen Mountain as back view nya.. Disitu saya pesan soup as appetizer and steak as my main course.. Minum nya hot tea aja, soalnya angin nya dingiiinn sepoi-sepoi.. Uniknya lagi, disitu disediain selimut.. Jadilah saya selimutan juga biar ga masuk angin.. hehehe..

20180522_210413

Selesai makan, perut sudah kenyang, dan gak tahan karena semakin malam angin semakin dingin, serta perjalanan balik ke hotel masih lumayan jauh, sedangkan kaki udah lemessss banget seharian jalan, akhirnya kami memutuskan langsung balik ke hotel aja, ga pake mampir-mampir lagi.. hehee..

So. that’s all our second day at Salzburg.. Besok pagi-pagi, kita akan melanjutkan perjalanan ngebolang ini menuju Hallstatt.. See ya on our next stories.. โค

Cheers,

~Regina Desi~

 

Advertisements

Read Full Post »

Processed with VSCO

Hello, Vienna!

Bermula saat si airlines impian “Thai Airways” membuka rute baru ke Vienna di akhir 2017 yang lalu dengan memberikan harga promo. Tak disangka rute baru itu kebetulan sekali adalah rute impian saya, yaitu Vienna / Wina, seharga 7,5jt/pp/orang/nett, sudah termasuk meals dan bagasi.. Yeaaay.. Tiket sudah dibeli dari bulan Okt 2017, dan keberangkatan di bulan Mei 2018..

Nah, gimana untuk urusan Visa? Untuk mendapatkan visa kami apply sendiri tanpa melalui calo. Karena rute kami adalah masuk dari Vienna dan keluar dari Roma, dan setelah dihitung, staying duration kami lebih lama di Austria, maka kami memutuskan untuk apply Schengen Visa via Kedutaan Austria (Austria yaa, bukan Australia.. bedaa atuuh!)

Proses pembuatan visa pun terbilang cukup mudah.. Ikuti saja semua prosedur nya dan lengkapi persyaratan nya, niscaya visa kamu approved.. *walau sempet deg-degan siiih.. Untuk details apply Schengen Visa via Austrian Embassy ini saya tulis terpisah yaa.. Sekarang saya mau ceritain dulu kisah ngebolang to Europe ini..

Here we go..

Sunday, 20th May 2018

Sebelum berangkat beberapa persiapan yang kami lengkapi adalah beli Sim Card Euro, seharga Rp 300.000 untuk 2GB, namun sayang nya tidak bisa dijadikan hotspot.. Jadilah karena si kangmas yang lebih perlu koneksi internet biar ga nyasar, saya ngalah dulu deh, ngarep dapet wi-fi gratisan aja nanti di public area..

Perjalanan menuju bandara kami naik taksi, jalanan cukup lancar, dan tak lama tibalah kami di Terminal 3 – Soekarno Hatta Airport. Di sini saya sempat beli souvenir pembatas buku di Batik Keris untuk oleh-oleh para host kita di AirBnb nanti.

Leg pertama yaitu Jakarta – Bangkok yang memakan waktu kurang lebih 3,5 jam, kemudian transit selama 3 jam, lalu dilanjutkan leg berikut nya yaitu Bangkok – Vienna selama kurang lebih 6 jam. 3 jam adalah waktu yang cukup untuk transit di Suvarnabhumi Airport. Tidak terlalu lama, tidak terlalu cepat. Bahkan saya sempat mencicipi mango sticky rice (it’s a must!).

Thai Airways ini airline impian saya.. kursi nya berwarna-warni menjadi daya tarik tersendiri (well, at least for me), dan kebetulan saya dapet kursi warna favorit saya.. pink fuschia.. hehe.. Seneenng banget..

20180520_184311

Flying with Thai Airways (Leg Jakarta – Bangkok) …

20180521_023321

In-flight meals

20180521_010242

Next leg, Bangkok – Vienna

20180520_194509

In-flight meals (dinner)

20180520_201414

Aimee, yang selalu ngikut kalo saya travelling kemana aja.. ๐Ÿ˜€

20180521_062946

Boeing 787 – Window shading

20180521_084911

In-flight meals (Breakfast)

Monday, 21st May 2018

Waktu menunjukkan pukul 01.20 dini hari. Kami siap melanjutkan leg berikutnya yaitu Bangkok – Vienna. Perjalanan ke Vienna memakan waktu kurang lebih 6 jam. Pukul 07.30 pagi, kami tiba di Vienna International Airport. Lanjut untuk immigration process + baggage collection.

Setelah selesai baggage collection, we found out kalau ternyata roda koper kita jebol.. hiiikssss.. harusnya sih kalau mau ngurus, kita bisa kok mengajukan claim ke AXA (travel insurance yang kita beli), tapi karena jadwal yang tight, dan koper nya masih bisa gerak roda nya, ya udah lah, kita lanjut aja untuk beli 24hours Vienna train ticket.. Ticket ini bisa dipakai dari Vienna Airport to Wien Mitte Station – Stephanplatz.. Yup, tujuan pertama kali adalah Stephanplatz, dan kebetulan AirBnB yang kita pilih berlokasi disitu.

Processed with VSCO

@back of the Stephansdom

Sebelumnya kami menitipkan koper kami di tempat penitipan koper di Wien Mitte Station.. Lokasi nya cukup “ngumpet” hingga bikin kami mondar-mandir, sampai akhirnya kami melihat ada sebuah pintu kecil yang mengarah ke lorong tempat penitipan koper. Ruangan nya tidak terlalu besar, dan kalau sudah siang sedikit bakalan penuh. Untung nya kami sampai di pagi hari, jadi masih banyak loker yang kosong. Harga sewa loker nya EUR 3.5 / loker / 6 jam, bisa diisi dengan 1 koper ukuran L + 1 koper cabin size + 1 backpack Anello saya.

Selesai urusan penitipan koper, kami keliling Stephanplatz dan mengunjungi St. Stephen’s Cathedral dan Katholische Kirche Domherrenhof. Capek berkeliling, saya mau mencicipi Sacher Torte nya Vienna yang terkenal itu di Aida Cafe.. Kami memesan Sacher Torte dan Hot Chocolate.. Total EUR 8 / porsi..

Processed with VSCO with  preset

Sacher Torte and Hot Chocolate – Aida Cafe, Vienna

Rasa Sacher Torte ini klasiiikkk sekaliii.. perpaduan choco and cake nya nge blend bangettt di mulut.. tapi jangan membayangkan kalau Sacher Torte ini adalah cake yang moist yaaa.. Cake nya cenderung bertekstur kasar.. Namun selai apricot sebagai filling nya memberikan kesegaran dan cita rasa yang unik.. Kalau sudah di Vienna, jangan sampai gak nyobain si Sacher Torte ini yaahh.. ๐Ÿ™‚

Selesai menikmati Sacher Torte, kami menuju ke penginapan kami di daerah Opera, dengan rate EUR 45.10/malam.. Lokasi nya kami pilih yang strategis dan dekat dengan Stephanplatz, jadi bisa sekalian strolling around historic city centre nya Vienna, seperti Rathaus, Burgtheater, Votivkirche, Hofburg Palace, Vienna National Museum (Maria-Theresien Platz).

2018_0521_15113100

Brandstรคtte at the Stephansdom

Selesai c/i, kami istirahat sebentar, sebelum melanjutkan perjalanan untuk cari makan siang… Laperrr euy! Daaan pastinya MANDI! karena belum sempet mandi sehari semaleman.. hehehhee.. Selesai bersiap, kita mau lunch di Ribs of Vienna, resto yang punya andalan Pork Ribs sepanjang 1 meter.. Total makan+minum disitu habis EUR 25 for 2 persons..

2018_0521_19530400

Udah mandi, udah siap jalan-jalan lagi.. ๐Ÿ˜›

Selesai makan, kami melanjutkan perjalanan ke Rathaus (Town Hall) dan Hofburg Complex. Lokasi nya cukup berdekatan, jalan kaki ga berasa deh, tau-tau dah pegel ajaaa.. Cuaca dan suhu di Vienna lagi bersahabat sekali buat orang tropis macam saya.. Gak terlalu panas, tapi gak terlalu dingin.. Kalau mau main ke Vienna, pilihlah di bulan Mei.. dijamin enaak cuacanya..

2018_0521_20572200.jpg

@Rathauspark Vienna – banyak pohon mawar disiniii.. iyaa.. pohon.. dan bunga nya..

Processed with VSCO

@Alte Burg Place Hofburg

2018_0521_20165500

Hofburg Complex

Puas berkeliling dan udah capek, saya butuh rebahan bangetttt deh buat nyelonjorin kaki yang udah kebasss banget.. Jadilah kami balik ke penginapan, sambil nunggu janjian dinner alias buka puasa sama temen nya si kangmas.. Kebetulan kami pergi di bulan puasa, dan jam buka puasa di Vienna itu sekitar jam 9 malam.. Jadi lumayan lah masih ada waktu buat tiduuur..

Kangmas janjian ketemuan sama temennya di WienerWald Resto, tentu saja sajian khas nya yaitu Wiener Schnitzel.. Tapi kata temen nya si kangmas, rasa Wiener Schnitzel itu std bangettt, cuma ayam goreng tepung dikasih kentang goreng sama saos mayo.. udah gitu doang.. Jadilah kita direkomendasiin menu yang lain.. Gagal deh nyobain si Wiener Schnitzel khas nya Vienna.. hehehe.. Jadinya saya pesen soup sama steak aja (lupa namanya apa, yang pasti ribet lah..)

Processed with VSCO

Wienerwald Restaurant

Selesai makan, sempet jalan-jalan sebentar menikmati malam nya kota Vienna.. Tapi ga lama sih, soalnya besok pagi-pagi kami mesti check out untuk melanjutkan perjalanan ke SALZBURG, yeaaaaayyy!!

2018_0522_03154700

Udah jauh-jauh ke Vienna, masih ada aja temen nya si kangmas.. ๐Ÿ˜›

Kenyang makan, kami berkeliling sebentar menuju gedung Opera sekedar untuk berfoto aja.. Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, kami harus kembali ke penginapan untuk istirahat, karena besok kereta kami pagi banget utk ke Salzburg..

Processed with VSCO

Well, thank you Vienna.. See you.. walau cuma sebentar tetapi sudah cukup memberikan gambaran seperti apa ibukota negara Austria ini.. Semoga bisa diberi kesempatan lagi untuk kembali ke kota klasik ini..

Cheers,

Regina Desi โค

Read Full Post »