Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Survey’ Category

Pelaminan Full Gebyok ala Desi :)

Pelaminan Full Gebyok ala Desi 🙂

Gambar di atas itu Pelaminan Full Gebyok di wedding saya.. Bertempat di Gedung Oryza BULOG, Jakarta Selatan.

Pertama kali saya datang kesini untuk test food catering dalam rangka persiapan wedding saya. Waktu itu catering Puspita Sawargi yang sedang perform disini. Sekali lihat, langsung sukaaaaa banget sama gedungnya, yang menurut saya cocok sama wedding theme saya.

Langsung deh keluarin power of mind, pengen banget perhelatan akbar saya diadain di sini.. 😀 Secara harganya lumenjen bangetttt yaah.. dan ga punya sodara orang BULOG juga *kalo punya sodara bisa diskon 50%!

Tapi sayang disayang, gedung ini ga available di tanggal yang  kita mau.. dan akhirnya minta sama Nola (catering yg saya pakai di wedding) untuk dibantu dicarikan tanggal yang available untuk gedung ini. Ternyata baru available di Februari 2013. Awalnya dibilang sama Nola kalau available di tanggal 2 Feb malam, disuruh cepet-cepet DP, eh pas udah kasih DP, ga taunya yang available 3 Feb malam.. Sempet kecewa juga sih sama Nola.. *hikss hikss! Tapiii ya mau gimana lagi.. take it or leave it.. daripada ga dapet sama sekali dan mesti mundur-mundur lagi, keburu masa prapaskah..

Akhirnya jadi juga saya pakai nih gedung.. *senaang senaaang.. yaahh di satu sisi, kita harus pakai catering Nola karena kan gedungnya dapet nya dari over DP capeng nya Nola..

Gedung ini cantiiik deh.. suasana je’jawa’an nya berasa.. langit-langit nya cantik.. paduan warna nya pun klasik, coklat kayu dan broken white.. Pas wedding saya, karpet nya Oryza Bulog ini sudah diganti yang baru, jadi tambah oke deh!

Tampak dari depan

Tampak dari depan

Buffet Decoration

Buffet Decoration

Di gedung Oryza Bulog ini juga ada lorong nya, jadi bisa ditutup dengan tenda, dan di kiri kanan lorong nya bisa diberikan hiasan. Di wedding saya, saya kasih hiasan Tempayan Air plus taburan bunga dan lilin apung.. So romantic, isn’t it?

Tempayan Air

Tempayan Air

Untuk teman-teman yang tertarik untuk pakai gedung ini juga, usahakan untuk booking 1 tahun bahkan 2 tahun sebelumnya, karena gedung ini larissss maniss.. hehee.. FYI, harga sewa per 2012 yang lalu Rp 13,200,000 😀

Cheers,

Regina Desi

Advertisements

Read Full Post »

Just wanna share info2 harga sewa gedung utk wedding reception, update as per 2011 – 2012 :

1. Dept. Pertanian : IDR 6,000,000

2. Aneka Tambang : IDR 13,750,000

3. Sasana Pakarti : IDR 6,600,000

4. Padepokan Pencak Silat TMII : IDR 6,600,000

5. Pewayangan Kautaman TMII : IDR 12,000,000

6. Sasono Adiguno TMII : IDR 12,500,000

7. Plataran Cilandak : IDR 45,000,000

8. Rumah Ranadi : IDR 25,000,000

9. Bangda – Kementrian Dalam Negeri : IDR 3,000,000

10. Menara Hijau – Balairung Kiani : IDR 8,000,000

11. Oryza Bulog : IDR 13,200,000

 

Read Full Post »

Setelah pusing dan menyerah untuk tetap kekeuh pakai gedung Deptan, akhirnya saya menyempatkan diri untuk browsing-browsing dan baca forum-forum di wk.. Dapatlah beberapa nama gedung lainnya yang masih berada di bilangan Jakarta Selatan.

Salah satunya adalah Sasana Pakarti yang lokasinya di Duren Tiga – Jakarta Selatan, sejajar dengan hotel Kaisar, kira2 200 m di sebelahnya.

Gedung ini adalah salah satu gedung yang amat ingin gw survey, karena harganya on budget, dan katanya kapasitasnya bisa 1000-1200 orang. Harga per 2011 adalah 6,600,000.
Gedung ini biasa disewa oleh pengantin untuk adat batak.. Jadi kalau untuk adat batak yang memakan waktu seharian, harga sewa gedung bisa mencapai 2x lipat.

Disana saya disambut sangat baik oleh Ibu Emon, pengelola dari gedung ini. Ibu Emon lalu meminta salah satu staffnya untuk menemani kami. Kami kemudian diajak berkeliling gedung oleh Mb` Lisa.

Tampak luar, Sasana Pakarti ini masih tampak lumayan. Namun ketika saya menginjakkan kaki ke dalam ruangannya… deng deng denggggg!!!!! Ruangannya memang luasssss, namun tidak terawat dengan baik. Burung Garuda Pancasila saja terpasang miring di atas plafon yang menjadi bagian center ruangan… Lantainya hanya keramik putih biasa dengan ukuran 30x30cm.. Jelas ga OK banget lah, dengan lebar ruangan yang segitu besarnya.. Udah gitu, keramiknya ini ga mulus semua.. Ada tempelan2 keramik dengan pola berbeda..

Kemudian saya diajak masuk ruangan berikutnya, yaitu ruang yang disebut sebagai ruang “rias”.. Dan menurut gw ini lebih tepat disebut ruang “uji nyali”, karena aromanya bau apek, gelap, dan aura-aura yang bikin bulu kuduk merinding… *lebayyyy!
Walaupun ada 3 ruang kamar rias, tetap saja semuanya berkondisi sama..
Dalam hati sudah ilfeel berat dan sudah say no for this building..

Lanjut ke bagian dapur untuk cateringnya.. Ruangan yang luas, akses nya juga langsung dari pintu luar, jadi tidak mengganggu bagian dalam gedung.. Lumayan luas, tapi tidak terlalu bersih..

Selesai berkeliling, kami kembali ke ruang Ibu Emon.. Ibu Emon bertanya “gimana, jadi mau DP dulu??” Gw hanya tersenyum sambil bilang “masih survey dulu, Bu”…

Read Full Post »

the.beauty. secret.of.desi

the secret, power of mind, and financial freedom