Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘victoriapeak’

Holla I’m back to finish my Hongkong stories! πŸ˜€

Di hari terakhir di HK, kami menyempatkan diri untuk mencicipi satu resto dimsum yang terkenal di kalangan blogger, yaitu Tim Ho Wan. Yak, lokasi Tim Ho Wan sangat mudah untuk ditemukan, karena berada di dalam stasiun metro.

Ketika tiba disana, tampaklah pemandangan antrian panjang yang mengular.. OH NO! Tapi ya karena penasaran, dan sudah sampai, jadi ya saya ngantri aja.. Typical pelayanan di resto2 HK jangan disamakan dengan pelayanan di Indonesia yaa.. Orang-orang disini memang cepat dan cekatan dalam bekerja, namun jangan mengharapkan senyuman manis dan ramah dari mereka. Semua waiters disini muka nya sepettt.. hahahaha.. Untuk tempat duduk pun, kalau hanya berdua ga boleh duduk sebelahan, tapi harus berhadapan.. Pokoknya kalau disini the waiter is the king lah.. customer kudu ngalah dan rela diatur.. πŸ˜€

Tak perlu lama untuk menunggu makanan datang.. Order pun sangat cepat.. Pelayan disini memang cekatan.. Walau semua serba cepat, saya tak lantas jadi buru-buru cepat makan juga.. Saya mau menikmati tiap menu yang saya pesan..

Menu yang saya pesan yaitu pork bun mereka yang terkenal crispy namun lembut dengan citarasa pork yang lumer di mulut.. tak sia-sia lah kami mengantri πŸ˜€

Selain itu, menu lain nya yang saya pesan ada soft cake, nasi tim ayam, siomay, dan gyoza.. semua nya enak dan habis dalam sekejap.. sluurrrpp.. (walaupun udah dilama-lamain, tetep aja makan nya cepet.. hahaha.. πŸ˜€

PhotoGrid_1446089695325

Setelah perut kenyang, kami melanjutkan perjalanan ke Victoria Peak.. Kami menuju kesana menggunakan bus. Rasakans sensasi yang berbeda yang bikin jantung serasa mau copot… Kenapa?? Ya karena jalanan yang berkelok-kelok dan menanjak serta sempit, Β serta jurang disisi kanan dan kiri.. Kalau kalian gampang mual, saya sarankan naik tram saja, jangan naik bus, kecuali sudah siap sedia Antimo πŸ˜€

PhotoGrid_1446089383098

Perjalanan memakan waktu kurang lebih 45 menit. Sesampainya disana, kami langsung menuju “the peak”. Ada dua gedung, yang gratis dan yang berbayar. Tentu saja kami pilih gedung yang tidak berbayar dong, toh yang penting bisa sempet foto-foto. Mungkin the peak ini akan lebih cantik apabila dilihat di malam hari. Karena keterbatasan waktu, maka kami datang kesana di siang hari, and sorry to say, pemandangan yang kami dapatkan biasa saja.. Puas berfoto-foto, kami pun segera kembali for catch up our flights back to Jakarta.

PhotoGrid_1446089123830

PhotoGrid_1445586269102

Ketika pulang, kami memilih untuk naik Tram. Dan ternyata tram disini kursi nya tidak bisa diputar. Belum lagi ternyata penumpang yang naik overload, alias kapasitas penumpang tidak disesuaikan dengan jumlah kursi yang ada. Jadilah berebut, dan saya males rebutan sama orang-orang kampung yang sadis-sadis banget rebutannya, dan akhirnya memilih berdiri.. Tapi siapa disangka, justru saya bersyukur karena ga dapat kursi, karena kalau duduk di kursi, rasa nya aneh banget, ditarik mundur gitu.. Untunglah saya berdiri dan bisa menghadap searah dengan arah tram meluncur.. *lucky me πŸ˜€

PhotoGrid_1446093523868

Oiya, apabila kalian membeli tumbler Starbucks di HK, maka kalian akan mendapatkan voucher gratis minuman di Starbucks, namun harus ditukarkan hari itu juga. Jadilah saya dapet gratis Starbucks terus karena banyaknya titipan tumbler dari temen-temen.. hehhe..

PhotoGrid_1446088971231_2

Well, that’s all my story about HK.. Overall, tidak ada yang menarik di HK (ini pendapat saya pribadi ya…) Kenapa tidak menarik? Ya karena menurut saya, HK tidak memiliki suatu ciri khas yang mebuat dia outstanding, dan menjadi daya tarik sehingga saya ingin kembali lagi ke sini. Dari sisi culture tidak ada, kuliner pun standar banget.. mungkin hanya egg tart saja yang enak, namun egg tart pun masih bisa saya temukan di Jakarta sini. Dari sisi hospitality, HK jauh dari kata ramah.. Kotanya pun sempit sesak dengan bangunan tinggi menjulang.. Pemandangan alam nya pun masih kalah dengan Indonesia.. Nothing special.. Dan mungkin ini akan jadi perjalanan saya yang petama sekaligus yang terakhir ke HK, kecuali kalau ada yang mau bayarin gratis saya, I would accept it.. Hehe.. See you readers on my another stories.. πŸ˜€

Cheers,

~regina desi~

Advertisements

Read Full Post »